Saturday, 11 February 2012

CARA MEMBACA BERITA (NEWS) TENTANG FOREX

CARA MEMBACA BERITA (NEWS) TENTANG FOREX

Terdapat kurang lebih 50 berita-berita fundamental yang dapat
mempengaruhi pergerakan mata uang yang Anda tradingkan. Namun tidak
semua berita tersebut berpengaruh secara signifikan. Beberapa
diantaranya dapat membuat mata uang bergerak drastis. Lainnya hanya
menimbulkan riak-riak kecil dan tidak cukup berarti untuk membuat
trading profit. Berita mana saja yang penting dan mana yang tidak
penting?

Nah ini menjadi sebuah isu yang penting jika Kita ingin menjadi seorang
trader setiap waktu dan tidak kenal musim. Hari ini ketika artikel ini
dibuat ada seKita 10 berita fundamental yang patut diperhatikan mulai
dari keputusan suku bunga hingga perihal masalah employment change.

Satu kata kunci jikalau Kita mau menguasai faktor fundamental dalam
forex adalah membacanya! Untuk dapat mengetahui bahwa sebuah berita
fundamental penting atau tidak memang diperlukan pengalaman dan
pengetahuan. Namun beberapa website juga ada yang berbaik hati
memberikan kriteria untuk setiap berita apakah berita tersebut tidak
penting, cukup penting atau sangat penting. Nah berbahagialah jika Kita
mendapatkannya.

Untuk berita-berita yang tidak penting memang adalah baik untuk
mengabaikannya serta tidak menghubungkan dengan trading Anda sama
sekali dikarenakan hanya memberikan pengaruh tidak signifikan dan
merecoki trading Kita. Namun berita-berita seperti Interest rate dan
Employment Change adalah berbahaya untuk diabaikan begitu saja.

Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan juga adalah pasangan mata uang
yang Anda tradingkan. Jika Anda bertrading AUDUSD, maka cukup
perhatikan berita kedua negara tersebut saja. Jika muncul berita
kenaikan suku bunga namun itu berasal dari Kanada ya tidak perlu
diperhatikan. Abaikan saja. Namun untuk AUD Anda juga perlu mengetahui
apa yang terjadi dengan negara tetangganya yang bermata uang NZD yaitu
Selandia Baru (New Zealand) dikarenakan mereka sangat dekat dan mirip
satu sama lain.

Nah pertanyaannya berita-berita mana saja yang perlu Saya perhatikan dan mana yang tidak perlu?

Selain dari resume website yang Anda gunakan, Anda perlu memahami
berita-berita penting yang terkait dengan trading Anda. Kita sudah
mempelajarinya pada bahasan sebelumnya bahwa kebanyakkan website
penyaji berita forex memberi tAnda berita mana saja yang tidak terlalu
berpengaruh, cukup berpengaruh atau sangat berpengaruh terhadap
pergerakan mata uang.

Selain itu juga telah disampaikan bahwa hanya berita negara dimana mata
uangnya Anda tradingkan yang perlu Anda perhatikan. Sebagai contoh jika
Anda bertrading GBPUSD maka cukuplah Kita melihat berita dari kedua
negera tersebut saja. Meskipun ada berita penting yang akan dikeluarkan
hari ini namun itu adalah berita dari negara Kanada misalnya, ya cukup
diabaikan saja.

Namun kedua hal diatas seringkali tidaklah cukup. Beberapa trader
pemula mengalami masalah berkaitan dengan analisa fundamental
dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai detail dari setiap rumor yang
berkembang di market dan berita yang muncul. Namun jangan khawatir,
artikel kali ini akan membantu Anda untuk mengatasi kedua hal tersebut.

Pertama mengenai isu. Jarak dan kecepatan rumor yang beredar menjadi
penting disini. Masalahnya Kita sama sekali tidak mengetahui apa yang
sedang terjadi mengenai pendapat pasar secara keseluruhan. Sebagaian
besar transaksi forex terjadi pada bursa luar negeri. Ketika terjadi
aksi pembelian atau penjualan besar-besaran karena adanya rumor yang
beredar dan bukan karena berita fundamental Kita akan kerepotan karena
sungguh-sungguh tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. Untuk itu
Kita memerlukan akses yang dapat membantu Kita mengetahui informasi
yang sedang beredar di market pada saat Kita sedang bertrading. Sumber
informasi yang dapat mengakomodasi bagaimana kondisi market saat itu
dan harus diupdate dengan cepat. Untungnya, jika Kita menggunakan
paltform dari GAIN Capital, hal tersebut disediakan. Jika Anda
memperhatikan platform, terdapat tab berjudul “COMMENTARY” pada bagian
kanan dari platform yang bernama FOREX Insider. Tab ini khusus membahas
berbagai “pernak-pernik” dalam keseharian bertrading seperti bagaimana
kondisi market pada saat jam tersebut dan rumor-rumor yang beredar pada
saat itu bila ada. Berita yang ditampilkan tidak terlalu detail dan
panjang lebar namun justru itulah kelebihannya. Ini membuat news pada
FOREX Insider dapat diupdate dengan cepat bahkan mendekati realtime.
Tab ini berbeda dengan Daily Fx Analysis pada bagian lain di platform
yang membahas berita forex namun bersifat lebih komprehensif. Karena
lebih komprehensif maka update juga membutuhkan waktu. Gambar dibawah
ini menunjukkan tampilan FOREX Insider tab pada platform Forex.com.
Letaknya disebelah kanan dari platform.

Ada banyak informasi-informasi penting yang dapat Anda peroleh dengan
menggunakan window FOREX Insider ini. Kadang FOREX Insider menampilkan
aksi pembelian atau penjualan sejumlah bank besar yang dapat
mempengaruhi pergerakan pasar. Atau informasi seputar isu inflasi
Inggris yang sedang meningkat pada saat tulisan ini dibuat. Saya harap
FOREX Insider dapat membantu Anda dalam bertrading dan menangani
isu-isu yang beredar diseputar market.

Nah sekarang berkaitan dengan berita yang muncul dan mana yang penting
dan mana yang tidak, seperti telah dibahas, website dapat membantu Anda
untuk memilah-milah mana berita yang penting dan mana yan tidak. Namun
adalah lebih baik bagi Anda untuk dapat memahami lebih detail mengenai
berita yang perlu Anda simak. Sebagai contoh, Retail Sale. Dari
penjelasan pada sub bab sebelumnya indikator ini tergolong penting.
Tapi tahukan Anda apa Retail Sales itu? Mengapa jika Retail Sales naik
mata uang bisa naik? Nah kalau Anda belum tahu, ada baiknya Anda
membacanya mulai dari sekarang.

Pada Belajar Forex terdapat puluhan artikel fundamental baik yang cukup
penting atau yang sangat penting untuk Anda pelajari. Semuanya dalam
Bahasa Indonesia untuk memudahkan Anda mempelajarinya. Namun untuk
memudahkan Sekolah Anda saat ini, berikut dilampirkan beberapa berita
ekonomi yang perlu Anda simak beserta keterangan singkat dan
pengaruhnya terhadap mata uang. Ingat bahwa Anda selalu dapat
mengetahui lebih detail informasi berita fundamental pada section
Analisa Fundamental di website ini.

1. Average Earning Index (AEI atau biasa disebut Average Earning
saja): Berita ekonomi ini biasanya dikeluarkan olehInggris dan Kanada.
AEI memberikan informasi pendapatan para pekerja dan hubungannya dengan
tingkat inflasi melalui indikator fundamental lainnya yang disebut RPI
(Retail Prices Index). Bila AEI mengalami kenaikan lebih cepat
dibandingkan RPI maka ini adalah indikasi bahwa upah mengalami kenaikan
lebih cepat dibandingkan kenaikan harga barang. Hal ini baik bagi
perekonomian sebuah negara namun dampak negatifnya adalah naiknya
tingkat inflasi.

Pada forex trading apabila inflasi mengalami kenaikan maka mata uang
cenderung akan menguat dikarenakan ekspektasi meningkatnya suku bunga.
Dengan demikian dapat disimpulkanbila AEI mengalami kenaikan maka mata
uang akan naik juga. AEI tergolong high volatility expected indicator.

2. Chicago PMI: Ini adalah indikator fundamental khusus yang
dikeluarkan oleh Amerika Serikat. Chicago PMI (atau PMI saja)
memberikan informasi naik atau turunnya tingkat pengeluaran para
purchasing manager di kota Chicago yang banyak diantaranya merupakan
industri manufaktur. Naiknya indikator ini merupakan indikasi
menguatnya mata uang USD. PMI tergolong high volatility expected
indicator. Oh ya, PMI itu singkatan dari Purchasing Manager’s Index

3. Consumer Price Index (CPI): Inggris dan Amerika
Serikatmerupakan negara yang paling sering mengalami naik turunnya mata
uang dikarenakan berita CPI ini. CPI merupakan indiakator penentu
tingkat inflasi di titik konsumen. CPI sendiri membantu menentukan
berapa besarnya kepercayaan konsumen dalam satu bulan dalam melakukan
pembelian. Apabila CPI naik maka mata uang negara yang bersangkutan
juga akan ikut naik. CPI tergolong indikator medium volatility expected
namun apabila perhitungan CPI dilakukan diluar sektor makanan dan
energi maka CPI dapat menjadi high volatility expected fundamental
indicator karena kedua sektor tersebut merupakan sektor yang paling
sering berubah dari waktu ke waktu. CPI biasa dikeluarkan seKitar
tanggal 13 setiap bulannya pada pukul 20.30 WIB (13.30 GMT).

4. Gross Domestic Product (GDP): Hampir semua orang tahu apa itu
GDP. Bahasa Indonesianya Produk Domestik Bruto. GDP merupakan salah
satu indikator fundamental penting dalam keseharian forex Kita. Bila
GDP mengalami kenaikan maka secara sederhana mata uang akan menguat
dikarenakan produksi sebuah negara juga meningkat.

5. Money Supply: Indikator ini mengukur tiga hal yaitu jumlah
uang yang beredar di masyarakat dalam bentuk koin atau kertas, besarnya
pinjaman bank kepada masyarakat dan jumlah perubahan nilai hutang yang
belum dilunasi oleh pemerintah.Naiknya Money Supply biasanya akan
menyebabkan mata uang menguat.

6. Non Farm Payrolls: Ini salah satu berita yang paling
ditunggu-tunggu oleh kebanyakan trader fundamental. Non Farm Payroll
(dikeluarkan oleh US) muncul sebulan sekali pada hari Jumat minggu
pertama. Non Farm Payrolls mengukur besarnya pengeluaran pemerintah
dalam pembayaran gaji diluar sektor pertanian dibandingkan bulan
sebelumnya. Meningkatnya Non Farm Payrolls dapat mengakibatkan mata
uang menguat dengan drastis dalam hitungan puluhan hingga beberapa
ratus point. Jadi NFP dapat digolongkan indikator very high volatility
expected.

7. Producers Price Index (PPI): PPI merupakan indikator pengukur
tingkat inflasi sama seperti CPI. Bedanya jika CPI berada di sisi
konsumen maka PPI mengukur inflasi dari tingkat produsen. Kenaikan
harga bahan baku, biaya transportasi dan berbagai komponen produksi
menjadi bagian dari perhitungan PPI. Jika PPI mengalami kenaikan maka
mata uang akan menguat. PPI biasa dikeluarkan seKitar tanggal 11 setiap
bulan pukul 20.30 WIB (13.30 GMT). PPI tergolong high voltility
expected indicator.

8. Retail Sales: Retail Sales mencatat total penjualan barang di
sektor tetapi tidak termasuk jasa karena pengukuran jasa tergolong
sulit. Retail Sales merupakan salah satu indikator yang baik untuk
mengukur tingkat pengeluaran konsumen. Biasanya bil AEI (Averaga
Earning Index) mengalami kenaikan maka Retail Sales juga akan meningkat
karena naiknya upah pasti diikuti meningkatnya konsumsi. Bila Retail
Sales naik maka mata uang juga akan naik nilainya. Retail Sales
dikeluarkan seKitar tanggal 12 setiap bulannya pada pukul 20.30 WIB
(13.30 GMT).

9. Trade Balance: Trade Balance adalah selisih antara nilai
ekspor dikurangi nilai impor sebuah negara. Nilai minus menunjukkan
impor lebih besar dibanding ekspornya dan sebaliknya jika positif itu
menunjukkan espor lebih besar dibandingkan impor. Kebanyakan negara
yang sedang melakukan ekspansi perdagangan atau negara berkembang
memiliki Trade Balance yang negatif. Namun demikian dalam pasar uang,
semakin positif nilai Trade Balance maka semakin menguat nilai mata
uang negara tersebut.

10. ISM Manufacturing Index (ISM-MI): Insititute of Supply
Management Manufacturing Index merupakan indikator terbesar untuk
indikator fundamental yang mengukur indeks manufaktur. Dikeluarkan pada
hari pertama jam kerja setiap bulannya, ISM-MI merupakan hasil surver
lebih dari 20 industri manufaktur dan melibatkan 300 purchasing manager
di Amerika. Cara pembacaannya kurang lebih sama, bila ISM-MI mengalami
kenaikan tentu saja mata uang negara yang bersangkutan akan menguat.

11. Consumer Confidence Index (CCI): merupakan indikator yang
mengukur tingkat kepercayaan pada 5000 konsumen yang di survey dan
pAndangan mereka terhadap prospek ekonomi kedepan. CCI dikeluarkan
setiap hari Selasa pada akhir bulan pukul 22.00 WIB (15.00 GMT). Bila
CCI mengalami kenaikan itu artinya kepercayaan konsumen meningkat
terhadap perkembangan ekonomi dan mengakibatkan mata uang dapat
meningkat. CCI tergolong Moderate Volatility Expected indicator.

12. Interest Rate Statement: Setiap bulannya Bank Sentral
tiap-tiap negara selalu mengumumkan kebijakan suku bunga bank sentral
sebagai patokan bagi bank-bank lainnya di negara tersebut. Keputusannya
apakah naik, turun atau tetap. Suku bunga tersebut pada akhirnya akan
menentukan besarnya suku bunga deposito, kredit, tabungan dan berbagai
kebijakan pinjam-meminjam lainnya pada dunia perbankan di negara itu.
Dapat dikatakan kebijakan suku bunga merupakan salah satu aksi final
Bank Sentral terhadap berbagai kondisi ekonomi yang terjadi di
negaranya.

Pasar uang termasuk jenis investasi yang sensitif terhadap perubahan
suku bunga. Terutama apabila terjadi perubahan suku bunga yang tidak
diprediksi sebelumnya oleh pasar. Sederhananya apabila terjadi kenaikan
suku bunga maka dapat dikatakan bahwa mata uang akan meningkat dengan
drastis dan sebaliknya apabila terjadi penurunan suku bunga maka mata
uang akan mengalami pelemahan dengan drastis pula. Kebanyakan negara
maju menahan laju suku bunganya untuk menghambat terparkirnya dana di
Bank dan tidak diolah menjadi investasi di dunia riil. Sebaliknya pada
negara berkembang biasanya pemerintah mencetak terlalu banyak uang
untuk membiayai kegiatan pembangunan. Untuk itu diperlukan kebijakan
suku bunga yang lebih kompetitif guna menarik uang yang terlalu banyak
beredar dipasar dengan cara membuat bunga tabungan dan deposito
terlihat menarik. Pada saat tulisan ini dibuat, suku bunga Jepang ada
pada rate 0.5% sedangkan US dan Inggris berturut-turut di level 5.25%
dan 5.50%. Indonesia? Kondisi makro ekonomi Indonesia sedikit membaik
sejak awal 2007 sehingga suku bunganya turun dari 9.5% menjadi 8.25%.

Ingat bahwa Anda dapat kapan saja membaca resume lengkap mengenai
berita fundamental diatas pada bagian lain di website ini yang membahas
khusus mengenai artikel fundamental. Semakin banyak detail yang Anda
tahu akan semakin membantu Anda dalam bertrading.

No comments:

Katulistiwa News

Loading...